Manohara Mengaku Kecewa, Instagramnya Diblokir Ketua MPR Setelah Kritik Kepemilikan Hewan Langka

Pubik pasti sudah tidak asing dengan aktris Manohara Odelia Pinot yang mengawali jadi seorang mode di awal 2000-an sebelumnya terakhir memilih untuk vakum dari dunia selingan. Dijumpai saat ini Manohara dikenali sebagai aktivis dan kerap turut serta dalam project yang terkait dengan usaha pelindungan hewan.

Belakangan ini bahkan juga namanya sempat trending di account Twitter hal opini Manohara masalah pemilikan hewan sangat jarang dari Ketua MPR Indonesia, Bambang Soesatyo. Dia juga memberi kritik dan mengharap gagasannya didengarkan oleh si wakil rakyat lewat Instagram resminya.

Peristiwa ini berawal pada Jumat, 8 Januari 2021. Saat itu Manohara mengupload gagasannya lewat Instagram story. Dia sayangkan sikap pimpinan Indonesia yang malah memperlihatkan contoh buruk ke penganut. Dalam uploadnya nampak foto Ketua MPR yang berdiri dari sisi singa putih Afrika dalam kandang.

“Benar-benar memilukan menyaksikan pimpinan negara kita malah memberi contoh yang jelek untuk rakyat,” tulisnya dalam info.

Disamping itu, Manohara memberi komentar hewan sangat jarang dan epidemik yang lain dipiara oleh Ketua MPR. Diantaranya nampak saat Bamsoet menggenggam burung Kakatua Raja yang komunitasnya makin tipis di wilayah Papua.

Tetapi tidak lama berlalu, account Instagram kepunyaannya malah dikunci oleh Ketua MPR. Manohara juga menyampaikan kekesalannya dan berasa apresiasinya tidak didengarkan.

“Yang termormat Bapak Bambang Soesatyo, sebagai ‘Wakil Rakyat’ semestinya dengarkan inspirasi rakyat ialah sisi dari pekerjaan Anda, bukanlah justru memblok inspirasi, kritikan atau masukan,” tegas Manohara seperti diambil dari Instagram, (9/1).

Di lain sisi famili aktris, Dita Soedarjo turut memberi komentar jika mungkin yang memblok admin dari Bambang Soesatyo.

Ketua MPR pilih ajak warga untuk melestarian satwa yang berada di Indonesia. Dia juga sampaikan iimbauan dari Pengurus Perhimpunan Kebon Binatang Semua Indonesia.

“Saya ajak beberapa pencinta satwa/hewan untuk menolong melestarikan hewan dengan ‘aksi nyata’. Mari menyelamatkan mereka yang kelaparan. Tidak boleh cuman ‘omdo’ dan ‘kepo’ saja,” katanya seperti diambil dari Liputan6.c0m (10/1).

Disamping itu Ketua MPR yang dekat dipanggil Bamsoet ini menerangkan bila singa yang dia piara adalah hewan sangat jarang yang bisa digunakan dari penangkaran sebab terhitung kelompok F2, yaitu hewan angkatan ke-3 yang dibuat dari penangkaran.