Dinyatakan Bebas Murni, Vanessa Angel: Mantan Napi Masih Bisa Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Aktris Vanessa Angel dipastikan sudah bebas murni dari hukuman pidana atas kasus narkotika yang menangkap. Awalnya dia agen bola terpercaya divonis 3 bulan penjara dan denda Rp10 juta subsider sebulan penjara selesai dijumpai mempunyai dan simpan psikotropika kelompok IV tipe xanax sekitar 20 butir.

Sekarang, sesudah jalani 1,lima bulan periode tahanan di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur dan diteruskan dengan asimilasi 1,lima bulan di dalam rumah dengan syarat harus lapor. Pesinetron berumur 28 tahun itu pada akhirnya dipastikan bebas murni dan ini hari dia menyelesaikan administrasi untuk terima surat dari faksi lapas.

Melalui upload si suami, Bibi Andriansyah Vanessa nampak tersenyum berbahagia sekalian memperlihatkan surat info bebas murni. Ibu satu anak ini mengupload video di Instagram menunjukkan dianya tengah mengurusi administrasi di Rutan Pondok Bambu. Lewat info tercatat, Vanessa berusaha menjadi individu yang lebih bagus di masa datang.

“Hai saya lulus! Satu kali lagi saya, Gala dan suamiku akan buktiin ke kalian jika anak broken home, tidak sekolah, miskin atau bahkan juga bekas narapidana tetap bisa menjadi individu yang lebih bagus kembali, bagiku, suamiku, anakku, keluargaku dan teman dekatku,” bebernya dalam caption Instagram, Senin (18/1).

Vanessa akui benar-benar mengucapkan syukur karena dapat jalani hidup baru tanpa beban, ditambah awalnya dia selalu. Sdibikin cemas dengan perubahan si anak yang bayi tetapi harus jauh dengan cuman memercayakan si suami.

“Tentunya mengucapkan syukur alhamdulillah sekali bisa bebas, bisa beraktivitas kembali, dapat meneruskan hidup yang baru. Ya tentu syukurlah telah tidak ada beban. Senanglah tentunya,” papar Vanessa seperti diambil dari detikcom.

Nampak dia dan suami langsung rayakan peristiwa itu dengan makan bersama dalam suatu restaurant padang di Jakarta. Bibi Ardiansyah juga kedengar seringkali mengucapkan sukur atas kebebasan si istri tersayang.

Dalam peluang itu Vanessa menceritakan masalah dianya yang berusaha memberikan ASI ke si anak dalam penjara. Ditambahkan sebab periode wabah yang tidak membolehkan untuk menjenguk.

Walau demikian Vanessa bersyukur dengan suami yang siap dan ingin belajar menjaga anak sepanjang ditinggalkan oleh Vanessa. Mereka juga akui jalinan makin kuat walaupun banyak ujian yang perlu dilewati.